TSriBSA8GfrlBSClGpMiGpYoGi==

Pratama Arhan, dari Bek Kiri Timnas ke Bekas Suami Azizah

PONTIANAK // Monitorkrimsus.com

Perceraian, kata sebagian orang, adalah tragedi. Kata sebagian lain, itu hanyalah drama sinetron jam 7 malam. Kebetulan main cast-nya seorang bek kiri Timnas Indonesia bernama Pratama Arhan Alif Rifai. Ini lagi ramai, wak! Risiko jadi orang terkenal, urusan cerai pun viral. Simak narasinya sambil seruput kopi tanpa gula, wak!

Arhan, kelahiran Blora, 21 Desember 2001, spesialis lemparan ke dalam jarak jauh. Kini ia resmi mengajukan lemparan keluar rumah tangga di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang, sejak 1 Agustus 2025. Nomor perkaranya rapi, seperti nomor punggung pemain: 4274/Pdt.G/2025/PA.Tgrs.

Sidang perdana? 11 Agustus 2025. Sidang kedua? 25 Agustus 2025. Hasilnya? Verstek!Artinya, Azizah Salsha, istrinya, tidak hadir. Entah sibuk apa, mungkin sedang scroll TikTok atau menghitung jumlah follower yang berkurang drastis. Publik pun gaduh. Fans Timnas menyulap linimasa jadi stadion, bersorak bak Ultras, “Arhan, duda baru tunjukkan pesonamu!” dan “Alhamdulillah bebas, bro, dari toxic relationship!”

Alasan perceraian? Seperti biasanya manusia modern, komunikasi buruk, perbedaan visi misi, ego tinggi, kurang saling percaya. Singkatnya, kalau rumah tangga diibaratkan tim sepak bola, keduanya rebutan jadi kapten, tak ada yang mau jadi pemain cadangan.

Andre Rosiade, sang mertua, politisi tangguh, malah memilih gaya Zen master. “Ah itu urusan anak-anak, santai saja.” Santai? Padahal media sedang terbakar, netizen menghujat bak tsunami comment. Dulu Andre sempat bilang Arhan itu “imam yang baik”. Sekarang? Netizen menggoda, “Imamnya mungkin baik, tapi makmumnya sering telat berjamaah.”

Lalu fans Timnas? Ah, mereka ini kaum filsuf stadion. Ada yang serius mendoakan, ada yang hiperbolis menulis puisi di kolom komentar, dan ada pula yang buka lowongan CPNS, Calon Pendamping Sangat Serius, khusus untuk Arhan. Meme bermunculan, Arhan mengangkat bola, lalu diedit jadi “mengangkat akta cerai”.

Sementara itu, Azizah? Netizen seperti ingin mengajarkan hukum Newton, setiap aksi ada reaksi. Kalau Arhan dipuji, maka Azizah dihujat. Akun Instagramnya banjir komentar, “Alhamdulillah Arhan tidak diselingkuhi lagi.” Filsafat hujatan berjalan dengan lancar, seakan warganet adalah hakim moral internasional.

Tapi mari kita tarik napas. Bukankah perceraian ini hanyalah bentuk lain dari hukum fisika? Dua benda bergerak ke arah berlawanan, energi potensial cinta berubah jadi energi kinetik benci. Bukankah ini juga kimia? Ikatan kovalen antara dua hati pecah karena kadar elektronegativitas ego yang berbeda. Bukankah ini juga ekonomi? Modal awal cinta habis terbakar inflasi gengsi.

Arhan sendiri tetap berlari di lapangan. Setelah Tokyo Verdy di Jepang, Suwon FC di Korea, kini ia merumput bersama Bangkok United di Thailand. Kariernya menanjak seperti grafik saham, sementara rumah tangganya turun bak grafik kripto. Namun, para fans tak peduli. Bagi mereka, asal Arhan bisa melempar bola sampai jauh, biarlah ia juga melempar buku nikah jauh-jauh.

Di tengah absurditas ini, kita belajar filsafat cerai.  Hidup bukan hanya soal bertahan, tapi juga tahu kapan harus melepaskan. Tidak semua assist jadi gol, tidak semua cinta jadi bahagia. Kadang, wasit kehidupan meniup peluit lebih cepat, walau pertandingan baru babak pertama.

So, wahai rakyat stadion kehidupan, mari kita akhiri drama ini dengan satu seruan, perceraian bukanlah kartu merah, melainkan pergantian pemain. Arhan keluar, kebahagiaan baru masuk. Azizah pun bebas, publik tinggal memilih mau sorak atau cemooh.

Kita, para penonton absurd, tetap setia menunggu lemparan ke dalam berikutnya, siapa tahu, kali ini bukan bola yang terbang jauh, melainkan undangan resepsi jilid dua.

Begitulah hidup berumah tangga. Semua berawal dari cinta. Namun, ketika berumah tangga, cinta itu akan diuji. Banyak ujian, sudah pasti. Bila tak kuat, pasti berakhir cerai. Bila kuat, cinta tetap terpelihara sampai ajal memisahkan. Kok, jadi pujangga cinta sih. Ups

Publisher : Krista#camanewak

Komentar0

Type above and press Enter to search.