Ket Foto : Istimewa
Purwakarta, Jabar – Monitorkrimsus.com
Polemik seputar lagu berjudul “Lalaki Langit, Lalanang Bejad” yang belakangan kembali viral dan menuai kontroversi mendapatkan tanggapan langsung dari Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. Melalui klarifikasi terbuka, ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus memutuskan untuk menghapus karya tersebut dari seluruh media sosialnya.
Lagu yang liriknya diciptakan pada tahun 2020 itu mendadak kembali mencuat dan memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Sebagian masyarakat dan tokoh menilai diksi dalam liriknya dianggap kurang pantas serta berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau perasaan kurang nyaman bagi sebagian pihak.
Merespons kegaduhan tersebut, Om Zein memilih jalur komunikasi langsung yang transparan. Melalui unggahan video di akun TikTok pribadinya, kepala daerah yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menegaskan tidak memiliki niat buruk saat menciptakan lirik tersebut.
“Om Zein sama sekali tidak bermaksud mendiskreditkan atau merendahkan pihak mana pun. Namun sebagai bentuk tanggung jawab moral serta menjaga keharmonisan dan kondusivitas di tengah masyarakat, Om Zein menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa terganggu,” ujar dengan nada tulus belum lama ini.
Sebagai bukti keseriusan, Om Zein segera mengambil langkah tegas untuk menarik atau menghapus seluruh konten video lagu tersebut dari seluruh akun media sosial yang dikelolanya. Sikap ini dinilai sebagai wujud tanggung jawab seorang pemimpin yang menghargai masukan publik.
Lebih lanjut, ia menanggapi kritik yang datang dengan pandangan positif. Baginya, setiap masukan dan perhatian dari masyarakat adalah bentuk kepedulian sekaligus kasih sayang kepada dirinya selaku pemimpin daerah.
“Terima kasih atas segala perhatian dan saran yang disampaikan. Om Zein yakin kritik itu adalah bentuk perhatian dan kasih sayang. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar lebih bijak memilih kata dan diksi, terutama dalam karya maupun unggahan di ruang publik,” tambahnya.
Sebagai penutup, Bupati Purwakarta menyampaikan rasa terima kasih atas peringatan yang diberikan dan berharap polemik ini segera mereda. Ke depannya, ia berkomitmen untuk terus menjaga nilai-nilai kesopanan serta kearifan budaya daerah agar tetap terjaga.
“Terima kasih sudah mengingatkan. Sampurasun, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” pungkasnya.
Dengan langkah permohonan maaf dan penghapusan konten tersebut, diharapkan suasana kembali kondusif. Masyarakat pun diharapkan dapat kembali fokus mendukung berbagai program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Purwakarta.
Publisher : Edi Tanam + Nana Cakrana
.jpg)
Komentar0