Ket Foto : Istimewa
JAKARTA – Monitorkrimsus. com
Ketua Umum sekaligus Pendiri LSM Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG) serta Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI), Hadysa Prana, menyampaikan pesan mendalam dan arahan strategis bagi seluruh jajaran pengurus serta anggota di seluruh Indonesia. Menyadari beratnya amanah menjaga kebenaran dan melayani rakyat, Hadysa mengajak segenap elemen organisasi untuk berpegang erat pada prinsip hidup dan kunci keberhasilan sejati.
Dalam pesannya, Hadysa Prana mengutip kalimat hikmah yang sudah dikenal luas: “Man Jadda Wa Jadda”, yang bermakna “Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mencapai apa yang diusahakannya.” Menurutnya, tidak ada keberhasilan yang datang secara kebetulan, tidak ada kemenangan yang diraih tanpa perjuangan, dan tidak ada kebaikan yang tumbuh tanpa ketulusan hati.
PERBAIKI NIAT JADI IBADAH DAN PENGABDIAN
Poin paling mendasar yang ditekankan Pendiri MAUNG dan RAJAWALI ini adalah kebenaran niat di awal setiap langkah.
“Saudara seperjuangan, perbaiki niat kalian. Jangan berjuang demi pujian, jabatan, atau keuntungan pribadi. Niatkanlah setiap tetes keringat, setiap waktu yang disisihkan, dan setiap langkah yang diambil sebagai ibadah dan pengabdian yang tulus. Pengabdian bagi organisasi, pengabdian bagi bangsa dan negara, pengabdian bagi seluruh insan manusia yang membutuhkan perlindungan, hingga pengabdian bagi alam dan segenap makhluk hidup di muka bumi ini,” ujar Hadysa Prana. Senin (17/08/26).
Ia meyakini bahwa ketika niat murni karena kebaikan dan ridha Tuhan, maka kekuatan akan datang dari sumber yang tak terduga, dan hati akan senantiasa teguh meski menghadapi berbagai rintangan.
KUNCI PERJUANGAN: FOKUS, ISTIQOMAH, KONSISTEN, MILITAN, DAN JANGAN MUDAH MENYERAH DALAM BERORGANISASI
Lebih lanjut, Ketua Umum Hadysa Prana mengingatkan agar semangat kesungguhan tidak pernah luntur, sekaligus menegaskan mental baja yang harus dimiliki setiap kader dalam menjalankan roda organisasi.
“Dalam menjalankan organisasi, kita harus fokus pada tujuan mulia, istiqomah di jalan kebenaran, konsisten menjaga prinsip, serta militan menegakkan keadilan. Dan satu hal yang tak boleh kalah penting: jangan pernah mudah menyerah! Segala tantangan, rintangan, perselisihan, maupun ujian yang datang menguji kekompakan organisasi jangan sampai membuat kita mundur atau berhenti di tengah jalan. Berdirilah tegak, bersatulah hati, teruslah berjuang sampai kebenaran menang. Itulah wujud nyata dari semangat Man Jadda Wa Jadda,” tegasnya.
BERCERMIN PADA HUKUM ALAM: TABUR TUAI, SEBAB-AKIBAT
Hadysa juga mengajak seluruh kader untuk senantiasa bercermin pada Kitabul Alam, hukum tabur-tuai serta sebab-akibat yang tak pernah salah.
“Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita petik. Tanam ketulusan, panen kepercayaan; tanam kerja keras, panen kemajuan; tanam keberanian dan pantang mundur, panen kemenangan keadilan. Sebaliknya, kelalaian dan kepentingan pribadi hanya akan melahirkan kehancuran. Organisasi adalah cermin dari jiwa anggotanya. Mari kita menjadi pribadi yang membawa berkah bagi sekitar,” tambahnya.
Pesan ini ditutup dengan harapan agar seluruh jajaran MAUNG dan RAJAWALI senantiasa menjadi garda terdepan perubahan yang berintegritas, demi terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Publisher : TIM/RED
Penulis : TIM MAUNG dan Rajawali
Ket Foto : Istimewa


Komentar0