Ket Foto : Istimewa
JAKARTA — Monitorkrimsus. com
Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Antar Pemangku Kepentingan terkait Konektivitas di Wilayah Perbatasan Negara Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP-RI). Pertemuan berlangsung pada Rabu (30/9/2026) di Kantor BNPP, Jalan Kebon Sirih Nomor 31, Menteng, Jakarta Pusat.
Rakor ini digelar khusus untuk memperkuat tata kelola konektivitas antar-daerah di kawasan perbatasan negara, sekaligus menjadi wadah sinergi antar-pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah strategis peningkatan akses dan keterhubungan di wilayah perbatasan.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Sambas secara resmi mendorong penguatan konektivitas kawasan strategis Temajuk, Kecamatan Paloh, melalui perencanaan pembangunan dua infrastruktur kunci: landasan udara dan pelabuhan.
Bupati Satono menegaskan bahwa Temajuk memiliki posisi yang sangat strategis, berada tepat di garis perbatasan Indonesia–Malaysia, serta menyimpan potensi ekonomi dan pariwisata yang belum tergarap secara maksimal.
"Penguatan infrastruktur transportasi di Temajuk sangat diperlukan. Bukan hanya untuk memperlancar mobilitas warga sehari-hari, tetapi juga untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas, sehingga potensi kawasan perbatasan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Bupati Satono.
Lebih lanjut, Bupati berharap upaya penguatan konektivitas di Temajuk dapat terus didorong melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Dengan dukungan bersama, potensi kawasan perbatasan dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan, menjadikan wilayah perbatasan bukan lagi wilayah terluar yang tertinggal, melainkan gerbang kemajuan bangsa.
Publisher : A@


Komentar0