TSriBSA8GfrlBSClGpMiGpYoGi==

Kehangatan Besurong Besaprah, Bupati Satono: Tradisi Luhur Ini Warisan Berharga untuk Generasi Mendatang!

                            Ket Foto : Istimewa


SINGKAWANG — Monitorkrimsus. com

Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa Satono, S.Pd., M.A.P., menghadiri acara Ramah Tamah Besurong Besaprah, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-25 Pembentukan Kota Singkawang. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang Kalimantan Barat. Sabtu (17/10/26).

Suasana kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental sepanjang acara. Tradisi makan bersama Besurong Besaprah yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Melayu Kalimantan Barat tampil dengan nuansa yang sederhana namun penuh makna mendalam. Warga dan para tamu duduk bersama, menikmati hidangan yang disajikan secara berbagi, tanpa sekat kedudukan maupun perbedaan latar belakang.

Tradisi ini bukan sekadar acara makan bersama. Besurong Besaprah merupakan simbol keharmonisan, kerukunan, dan kesetaraan antarwarga. Dalam tradisi ini, semua orang dianggap setara — yang duduk di meja yang sama, menikmati hidangan yang sama, dan berbagi kebahagiaan yang sama. Inilah inti dari semangat kebersamaan yang terus dijaga oleh masyarakat di perbatasan Kalimantan Barat.


Kehadiran Bupati Sambas beserta rombongan juga mempertegas eratnya hubungan kekeluargaan antara Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang — dua daerah tetangga yang memiliki banyak kesamaan budaya, sejarah, dan kepentingan bersama. Kedua daerah selama ini senantiasa menjaga hubungan baik, saling mendukung, dan berbagi pengalaman dalam membangun daerah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sambas menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan tradisi yang sarat nilai luhur ini.

"Besurong Besaprah mengajarkan kita bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita. Perbedaan tidak boleh menjadi pemisah, justru harus menjadi kekuatan yang menyatukan kita. Semoga silaturahmi antara Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang senantiasa terjaga, semakin erat, dan terus membawa manfaat bagi masyarakat di kedua daerah," ujar Bupati Satono.

Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Singkawang ini bukan sekadar perayaan berdirinya daerah, melainkan momentum untuk semakin memperkokoh persaudaraan antar daerah. Semangat Besurong Besaprah menjadi pengingat bahwa pembangunan yang maju dan sejahtera akan tercapai jika didasari oleh kerukunan dan kebersamaan yang tulus antar sesama masyarakat. Bupati Sambas berharap hubungan yang harmonis ini terus terjalin di masa-masa mendatang, demi kemajuan bersama masyarakat Sambas, Singkawang, dan wilayah Kalimantan Barat pada umumnya. Semoga tradisi luhur ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang, agar nilai-nilai kebersamaan tak pernah pudar di tengah kemajuan zaman.

Publisher : A@

 

Komentar0

Type above and press Enter to search.